(Saat Istri Berkata) Kalau Kau Jantan, Ceraikan Aku Zaenal Abidin bin Syamsudin

ISBN:

Published: December 2008

Hardcover

359 pages


Description

(Saat Istri Berkata) Kalau Kau Jantan, Ceraikan Aku  by  Zaenal Abidin bin Syamsudin

(Saat Istri Berkata) Kalau Kau Jantan, Ceraikan Aku by Zaenal Abidin bin Syamsudin
December 2008 | Hardcover | PDF, EPUB, FB2, DjVu, talking book, mp3, RTF | 359 pages | ISBN: | 5.21 Mb

Gelombang abad kebebasan dan badai globalisasi telah memporak-porandakan tatanan kehidupan negeri-negeri Islam. Hak asasi, demokrasi, emansipasi, kesetaraan gender telah menjadi kabut gelap di masyarakat. Fenomena ”keberanian” wanita semakinMoreGelombang abad kebebasan dan badai globalisasi telah memporak-porandakan tatanan kehidupan negeri-negeri Islam.

Hak asasi, demokrasi, emansipasi, kesetaraan gender telah menjadi kabut gelap di masyarakat. Fenomena ”keberanian” wanita semakin meningkat,keharmonisan hidup berkeluarga pun semakin terancam! Kini, perceraian dianggap menjadi hal yang biasa. lstri menuntut cerai, itu menjadi hal yang lumrah. Bahkan tidak jarang, justru istri yang menceraikan suaminya.

Padahal sesungguhnya, perceraian bukan hanya berdampak bagi kehidupan dunia, tapi justru kehidupan abadi, Akhirat!Kenapa banyak Pasutri muslim gagal membina hubungan rumah tangga,padahal Islam sangat sempurna dalam mengusung konsep rumah tangga SAMARA? Fatamorgana hidup yang menyilaukan dan rayuan setan yang menyesatkan terkadang membuat Pasutri terlena dan lupa daratan, sehingga meninggalkan prinsip dan tujuan utama hidup.

Seringkali, tujuan berubah menjadi sarana dan sarana menjadi tujuan, sehingga rumah tangga hancur berantakan. Inilah akibatnya jika dunia dan syahwat telah menjadi pengatur dan tolok ukur dalam memandang kesuksesan.Di dalam buku mi, anda akan mendapatkan pencerahan dan pembelajaran yang sangat berharga dari beragam kasus dan kisah nyata yang sering menerpa kehidupan berumah tangga.

Berbekal pengalaman,pengamatan dan pemahaman syariat Islam yang suci, maka penulis mencoba mengurai benang kusut yang sering membelit kehidupan Pasutri. Sehingga, buku ini layak menjadi pegangan bagi kita,sebagai rambu-rambu dalam mencari kebahagiaan di dunia dan mencari kenikmatan abadi di surga-Nya.—Perkara halal yang paling dibenci Allah adalah cerai, maka jangan memilih langkah perceraian kecuali dalam kondisi sangat mendesak dan darurat Begitu juga kaum wanita, jangan gampang menuntut cerai kecuali karena adanya alasan syar’i.

Dan di antara alasan seorang wanita boleh mengajukan tuntutan cerai, ketika sang suami tidak menunaikan hak-haknya secara wajar, sementara bila tetap hidup bersama, dirinya akan mengalami kehancuran.Sebagian wanita ada yang mengambil jalan pintas untuk menyelesaikan problem rumah tangganya. la kurang berfikir panjang dan merenungkan dampaknya di kemudian hari. Maka dengan mudah ia dapat mengatakan “Kalau Kau Jantan, Ceraikan Aku!”Kata-kata ini bisa meluluh-lantakkan bangunan rumah tangga dan mengoyak pondasi kehidupan.

Dan Alloh Azza wa Jalla sangat murka dengan kata-kata itu kalau diucapkan tanpa alasan yang dibolehkan dalam syariat, karena demikian itu bisa menjauhkan wanita dari surga. Sebagaimana sabda Rosululloh Sholallahu Alaihi Wassalam:“Wanita mana saja yang meminta thalak kepada suaminya tanpa alasan, maka haram baginya aroma surga.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi sementara beliau meng-hasan-kannya)Ketika sang suami mendengar kata-kata emosional meluncur tajam dari mulut sang isteri- “Kalau kau jantan, ceraikan aku sekarang juga!” Seorang suami yang cerdik dan bijak akan membalas kata-kata isterinya dengan senyum yang terindah, meskipun sedang menahan amarah.

Lalu dengan kepala dingin dan penuh kelembutan, berkata: “Sungguh, karena saya jantan, maka tidak mungkin menceraikanmu, sayang.”Berbagai macam faktor perceraian yang timbul di setiap rumah tangga, boleh jadi akibat keteledoran dari pihak suami atau pihak isteri, atau keluarga pihak suami atau keluarga pihak isteri, atau bahkan dari pihak luar yang ingin merusak ketentraman dan memperkeruh suasana bahagia. Namun sering kali semua pihak cenderung lepas tangan dan tidak mau bertanggung-jawab terhadap masalah yang timbul di tengah keluarga.

Bahkan semua pihak tidak segan-segan mencari kambing hitam dan membenarkan dirinya sendiri.Saat badai menggoncang dan bahtera rumah tangga pecah oleh perceraian, semua pihak baru tersadar. Akhirnya, kenyataan yang terjadi adalah sang isteri hidup merana dan anak-anak pun terlantar, sedangkan harapan untuk bersatu tidak lagi memungkinkan.Sebagian materi pembahasan:PEMBAHASAN PERTAMA: KALAU KAU JANTAN, CERAIKAN AKU !!* Kalau Kamu Benar-benar Jantan, Ceraikan Aku Sekarang Juga!* Mengenali Tabiat Buruk Wanita.* Wahai Kaum Wanita, Janganlah Mudah Menuntut Cerai.* Pahitnya Perceraian.* Alasan Tidak Cinta-Tidak Ada Kecocokkan, Cerai Dijatuhkan.* Cinta Butuh Pengorbanan.* Cemburu Buta, Penebar Bencana.* Jagalah Bentengmu Pasti Aman Istanamu.* Ingat!

Dia Bersembunyi di Balik Tabir.* Pakai Jasa Dukun Agar Akur dengan Suami.* Yang Terhempas dan Yang Sukses.PEMBAHASAN KEDUA: KEBIASAAN BURUK PEMICU PERCERAIAN* Suka Melawan Suami.* Sikap Suka Menuduh.* Istri Tajam lidah?!* Istri Mudah Ngambek.* Suami dan Isteri Naik Pitam.* Hentikan Kebiasaan Menghardik Suami.* BBM (Bau Badan Masyaallah).* Bahaya Cuek.* Mengapa Sulit Berkomunikasi?* Jangan Meremehkan Masalah Rumah Tangga.* Isteriku Malang, Isteriku Sayang.* Tuntutan Tidak pada Tempatnya.* Sifat Kekanak-kanakan.* Kebiasaan Cerewet dan Bawel.PEMBAHASAN KETIGA: PROBLEMATIKA RUMAH TANCGA* Jual Mahal, Akhirnya Kecewa.* Cerai Jatuh Tiga, Keduanya Masih Saling Cinta.* Hidup Merana, Batin Tersiksa.* Ingin Anak Mengerti Agama, Ibu Masuk Penjara.* Maafkan Anakmu, Wahai Ibunda.* Isteri Muallaf Kecewa dengan Perilaku Suami.* Isteri Tidak Sudi Menerima Nasehat.* Isteri Berdoa Ingin Suaminya Mati.* Isteri Menolak Melayani Suaminya yang Sedang Sakit.* Isteri Mengtdap HIV Gara-gara Suami Kecanduan Narkotika.* Disharmonika Hubungan Intim.* Ketika Rumah Tangga Disapa Badai.* Isteri Kangen Suami, Mencari Ganti Masturbasi.* Bila Isteri Punya Hobi Keluyuran.* Isteri Punya Kebiasaan Merokok.* Isteri Malas Menunaikan Sholat.* Isteri Tekun Sholat, Namun Enggan Berjilbab.* Mencuri Uang Suami untuk Ditabung.* Karena Takut Zina, Isteri Melakukan Masturbasi.PEMBAHASAN KEEMPAT: SENI BERINTERAKSI DENCAN MERTUA DAN SAUDARA* Bila Dibenci Ibu Mertua.* Ibuku Pemicu Perceraianku.* Sikap Mertua Kurang Simpatik.* Isteri Sering Bertengkar dengan Ibu Mertua.* Isteri Menolak Tinggal dengan Mertua.* Ibu Mertua Pemicu Sengketa Rumah Tangga.* Hidup Serumah dengan Keluarga Suami.* Gara-gara Saudara Ipar, Keluarga Terlantar.* Haruskah Melayani Keluarga Suami?* Batasan Campur Tangan Keluarga Suami.* Menuruti Orang Tua atau Suami.* Istri Dilarang Berkunjung kepada Keluarganya.* Keluarga Isteri Mendorong Bergaul Bebas.PEMBAHASAN KELIMA: KABUT HITAM RUMAH TANGGA MUSLIM* Kabut Globalisasi Dan Modernisasi1.

Hak Asasi Manusia (HAM)2. Emansipasi Wanita3. Mode Pakaian dan Gaya Dandanan4. Wanita Karir* Bersyukur Atas Kebaikan, Bersabar Atas KealpaanPEMBAHASAN KEENAM: TERSANDUNG BATU SELINGKUH* Hewanpun Menolak Zina.* Besarnya Dosa Zina.* Resiko dan Dampak Perbuatan Zina.* Selingkuh Sebuah Fakta, Bukan Mengada-ada.* Kampanye Kondom Memperparah Perzinahan.* SMS (Suami Mabuk Selingkuh).* SAAT Selingkuh Dibalas Selingkuh.* Selingkuh dengan Adik Ipar.* Selingkuh (Selingan Indah Rumah Tangga Rapuh).* Langkah Ampuh Membasmi Selingkuh.PEMBAHASAN KETUJUH:* KENAPA HARUS BERPOLIGAMI.* Keikhalasan Orang Mandul dalam Meraih Pahala.* Khawatir Suami Menikah Lagi.* Tips untuk Menarik Perhatian Suami.* Istri Shalihah Perhiasan Dunia Paling Berharga.* Wanita Shalihah Peredam Fitnah.* Betapa Besar Jasamu Wahai Isteriku.* Mengapa Harus Poligami?* Tanpamu, Aku Tidak Bahagia.* Langkah Mudah untuk Mentaati Suami.* Kesuksesanmu Lebih Penting.* Islam Membela Wanita.PEMBAHASAN KEDELAPAN: SENI BERGAUL DENCAN PASANGAN* Indahnya Perbedaan, Manisnya Saling Pengertian.* Mengenali Perbedaan Karakter Suami dan Isteri.* Berjuang Mengusir Perasaan Negatif.* Agar Jalinan Kasih Semakin Kokoh.* Memintal Benang Kemesraan Pasutri.PEMBAHASAN KESEMBILAN: NASEHAT BUAT ISTERI TELADAN* Nasehat Pertama: MEMUPUK BENIH AKIDAH.* Nasehat Kedua: PELIHARALAH AKHLAK MULIA.* Nasehat Ketiga: MENJAUHI PERANGAl TAK TERPUJI.* Nasehat Keempat: RUMAH DAN SUAMIMU TAMAN SURGAMU.* Nasehat Kelima: MENDUKUNG SUAMI BERSILATURRAHMI.* Nasehat Keenam: MEMBANTU SUAMI DALAM KEBAIKAN.* Nasehat Ketujuh: RAJIN DAN CEKATAN.* Nasehat Kedelapan.

PANDAI MENGURUS KEUANGAN DAN KEBUTUHAN.* Nasehat Kesembilan: MEMPERBAIKI EKONOMl, KESEHATAN DAN KESEJAHTERAAN KELUARGA.* Nasehat Kesepuluh: MENDIDIK ANAK DENGAN SEBAIK-BAIKNYA.* Nasehat Kesebelas: MENJAGA PENAMPILAN.PEMBAHASAN KESEPULUH: HUKUM DAN ETIKA PERCERAIAN* Mengenal Hukum Perceraian.* Macam-macam Iddah.* Hal-hal yang Dilarang Bagi Wanita yang Sedang Iddah.* Fatwa Seputar Thalak.



Enter answer





Related Archive Books

  1. 03.11.2012Night Without End
  2. 09.12.2012Mudlarks
  3. 27.09.2015The Last Objective


Related Books


Comments

Comments for "(Saat Istri Berkata) Kalau Kau Jantan, Ceraikan Aku":


polmarforagri.pl

©2009-2015 | DMCA | Contact us